10 Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang, Syarat Administrasi Ketika Mengirimkan Barang

10 Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang, Syarat Administrasi Ketika Mengirimkan Barang

Proses pengiriman barang sebenarnya tidak sesederhana yang kita pikirkan. Terdapat sejumlah prosedur yang perlu diikuti untuk dapat mengirimkan barang.

Bagi orang-orang yang bekerja dalam bisnis online, proses pengiriman barang tentunya bukan hal asing . Saat produk dibeli oleh orang dari kota lain, maka penjual harus melakukan pengiriman, biasanya menggunakan jasa pengirim.

Salah satu hal yang wajib dibawa oleh sopir yang mengirimkan barang ialah surat jalan pengiriman barang. Lantas apa itu surat jalan?

Mari simak penjelasan dan contoh surat jalan pengiriman barang berikut.

Apa itu Surat Jalan Pengiriman Barang?

Surat jalan pengiriman barang adalah dokumen resmi yang perlu dibawa oleh sopir yang mengantarkan barang. Berisi informasi mengenai barang yang dikirimkan, dibuat oleh pengirim untuk penerima.

Ini dapat membantu petugas pengiriman untuk memeriksa bahwa barang yang dikirimkan sudah benar. Surat ini termasuk salah satu syarat administrasi perusahaan ketika mengirimkan barang.

Adanya surat jalan terutama sangat penting dalam pengiriman berskala besar sebab surat ini menjadi bukti legalitas barang. Saat terjadi pengecekan muatan selama pengiriman, surat jalan akan memberikan keterangan pada petugas lalu lintas.

Siapa yang Membuat Surat Jalan Pengiriman Barang?

Surat jalan pengiriman barang dibuat oleh pihak pengirim, dapat berupa perorangan maupun perusahaan. Biasanya, diberikan oleh perusahaan ke pelanggan atau ke perusahaan lain.

Bagi sopir yang mengirimkan barang, surat jalan wajib ada karena berfungsi sebagai bukti legalitas. Surat ini juga merupakan bukti tertulis mengenai kesepakatan antara pihak pengirim dan penerima.

Baca juga:

Informasi yang Wajib Tercantum dalam Surat Jalan

Mengingat surat jalan termasuk dokumen resmi, informasi yang tercantum di dalamnya harus mencakup keterangan yang menjelaskan legalitas pengiriman barang.

Informasi yang wajib tercantum dalam surat jalan meliputi:

  • Nama dan alamat lengkap pengirim, biasanya perusahaan
  • Nomor surat jalan pengiriman barang, dikeluarkan oleh pengirim
  • Tempat dan tanggal surat dibuat
  • Nama dan alamat penerima
  • Informasi mengenai barang yang dikirimkan, meliputi nama, jumlah, dan harga barang.

Selain informasi tersebut, pada surat jalan biasanya terdapat tanda tangan dari pengirim, penerima, dan vendor. Jika diperlukan, dibubuhkan pula stempel perusahaan pengirim.

Surat jalan juga dapat dilengkapi informasi pengantar barang, nama sopir, dan nomor polisi kendaraan yang digunakan untuk pengiriman.

Fungsi Surat Jalan Pengiriman Barang

1. Sebagai Dokumen Legalitas Muatan

Surat jalan umum menjadi bagian penting dalam administrasi perusahaan ketika melakukan pengiriman. Surat ini berfungsi sebagai dokumen legalitas muatan. Ini menjadi bukti bahwa transaksi dan pengiriman dilakukan dengan benar tanpa melanggar hukum.

Surat jalan juga berfungsi untuk memberikan keterangan mengenai informasi pengirman dan legalitasnya pada petugas yang berwenang. Sehingga akan mempermudah birokrasi di wilayah tertentu.

2. Sebagai Bukti Pengiriman yang Sah

Surat jalan memilik fungsi sebagai bukti pengiriman yang sah. Ini mencatat mengenai transaksi dan pengiriman yang dilakukan berdasarkan persetujuan pengirim dan penerima. Surat ini dapat dimasukkan ke pembuku akutansi sebagai bukti.

3. Untuk Klaim Asuransi

Fungsi surat jalan yang selanjutnya adalah sebagai   asuransi mengenai barang yang dikirimkan. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman, maka pihak pengirim dapat menuntut tanggung jawab dari penyedia jasa pengiriman.

Lembar Surat Jalan

Umumnya, surat jalan pengiriman barang terdiri dari beberapa lembar dokumen. Berikut informasinya:

1. Lembar Warna Putih

Salah satu dari rangkap utama dalam surat jalan berupa lembar warna putih. Lembar ini merupakan invoice atau dokumen penagihan yang harus dikembalikan ke pihak pengirim.

Lembar putih ini biasanya dibawa oleh sopir pengiriman. Dapat digunakan untuk penagihan jika biaya pengiriman belum lunas.

2. Lembar Warna Merah

Ini merupakan rangkap utama kedua dalam surat jalan. Lembaran ini nantinya diberikan pada penerima dan berfungsi sebagai tanda pemesanan barang.

Lembar ini juga dapat menjadi bukti bahwa barang telah diantarkan dan diterima dalam kondisi baik. Selain itu, lembar ini bisa digunakan untuk penagihan pada penerima jika pembayaran barang belum lunas.

3. Lembar Ketiga dan Keempat

Lembar ketiga dan keempat dalam surat jalan berupa catatan laporan transaksi. Kedua lembar ini biasanya memiliki warna kuning dan hijau.

Lembar ini akan diberikan kepada supervisor atau karyawan yang menyampaikan perintah. Fungsi lembar ini adalah sebagai arsip untuk disimpan di catatan keuangan pihak pengirim.

Baca juga:

Perbedaan Surat Jalan dan Delivery Order

Selain surat jalan, ada dokumen lain yang harus dibawa selama pengiriman, yaitu delivery order. Kedua dokumen ini sesungguhnya berbeda, meski begitu masih banyak yang mengira bahwa keduanya sama.

Delivery order adalah dokumen yang berfungsi sebagai surat penyerahan barang. Delivery order berisi kesepakatan antara pihak pengirim dan penerima sebagai penjual dan pembeli.

Dokumen ini tidak wajib dibawa oleh sopir pengiriman atau kurir. Namun, delivery order harus diberikan ke bagian gudang perusahaan sebagai syarat administrasi.

Sebagaimana surat jalan, delivery order juga terdiri dari beberapa lembar, yaitu:

  • Lembar warna putih: merupakan lembar pertama delivery order yang berfungsi sebagai bukti transaksi jual beli. Lembar ini dapat digunakan untuk kebutuhan penagihan.
  • Lembar warna merah: untuk dijadikan arsip bagi penerima barang. Nantinya, lembar ini dapat digunakan sebagai patokan untuk menjual barang kepada pembeli.
  • Lembar warna kuning: lembar ini dijadikan sebagai arsip untuk pihak penjual yang mengeluarkan delivery order.

Jadi, demikianlah penjelasan mengenai delivery order. Dokumen ini memang mirip dengan surat jalan pengiriman barang, namun memiliki fungsi yang berbeda.

Fungsi utama surat jalan adalah untuk memuat informasi mengenai pengiriman barang, sedangkan delivery order merangkum mengenai transaksi yang dilakukan.

Delivery order diperlukan untuk proses penerimaan pada bagian gudang, sementara surat jalan pengiriman barang digunakan sebagai bukti legalitas pengiriman.

10 Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang

Surat jalan merupakan dokumen yang wajib dibawa ketika melakukan pengiriman barang. Oleh karena itu, pembuatan dan penulisannya perlu diperhatikan dengan baik.

Adanya kesalahan di dalam surat jalan dapat menimbulkan masalah dan mempersulit pengiriman ketika melalui birokrasi atau pemeriksaan oleh pihak yang berwajib.

Surat jalan yang benar harus mencantumkan informasi wajib serta detail barang yang dikirimkan. Untuk lebih jelas lagi, berikut 10 contoh surat jalan pengiriman barang berikut:

Contoh Surat Jalan Pengiriman 1.

Surat Jalan Pengiriman Barang 1

Contoh Surat 2.

Contoh Surat Jalan 2..

Surat Jalan 3.

Surat Jalan 3

Contoh Surat Jalan Pengiriman 4.

Contoh Surat Jalan 4

Contoh Surat Jalan Pengiriman 5.

Contoh Surat Jalan Pengiriman 5

Baca juga:

Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang 6.

Contoh Surat Jalan Pengiriman 6

Surat Jalan Pengiriman Barang 7.

Surat Jalan Pengiriman 8.

Contoh Surat Pengiriman Barang 8

Contoh Surat Jalan Pengiriman 9.

Contoh Surat Jalan Pengiriman 9

Contoh Surat Jalan Pengiriman 10.

Surat Jalan 10

Penutup

Itulah 10 (sepuluh) contoh surat jalan pengiriman barang. Anda dapat memperhatikan format serta informasi yang tercantum di dalamnya.

Mengingat fungsinya yang krusial selama pengiriman barang, maka ada baiknya untuk memastikan kelengkapan informasi yang tepat dalam surat jalan pengiriman barang.

Surat ini dikeluarkan oleh pihak pengirim. Fungsinya sangat penting untuk pihak yang melakukan pengiriman serta penerima.

Oleh karena itu, kelengkapan dan keakuratan surat jalan hendaknya diperhatikan oleh semua pihak yang terlibat dalam transaksi dan pengiriman barang.

Pengertian Door to Door dalam Jasa Pengiriman Barang

Pengertian Door to Door dalam Jasa Pengiriman Barang

Di era digital ini, sistem transaksi online makin marak digunakan. Salah satunya jual beli melalui internet. Hampir semua orang pernah melakukan pembelian secara daring dan menggunakan jasa pengiriman.

Di antara layanan jasa pengiriman tertentu terdapat pengiriman door to door. Istilah ini tidak lagi asing bagi orang yang sering belanja online.

Jika diartikan ke bahasa Indonesia, door to door berarti pintu ke pintu. Maka tidak aneh jika dianggap pengiriman paket hingga ke pintu rumah. Namun, apa sebenarnya pengertian door to door dalam jasa pengiriman barang?

Pengertian Door to Door dalam Jasa Pengiriman Barang

Door To Door Dalam Jasa Pengiriman Barang

Jasa pengiriman door to door adalah layanan yang menyediakan penjemputan barang langsung dari tempat pengirim lalu diantarkan ke tempat tujuan.

Layanan ini membuat pengirim tidak perlu mendatangi kantor jasa pengiriman maupun membawa barang yang hendak dikirimkan. Biasanya administrasi dan pembayaran akan diproses di tempat pengirim.

Layanan pengiriman door to door umum digunakan untuk mengirimkan barang dari luar negeri. Namun, layanan ini juga dapat digunakan untuk pengiriman lain. Misalnya untuk pengiriman kargo berukuran besar.

Sama seperti layanan pengiriman lain, pengiriman door to door dapat dilakukan menggunakan jalur darat, laut, maupun udara. Umumnya, layanan ini menggunakan jalur darat dan laut yang memakan biaya lebih terjangkau.

Baca juga:

Kelebihan Layanan Door to Door

1. Kemudahan

Kelebihan utama dari layanan door to door yaitu menawarkan kemudahan yang paling menguntungkan pengirim. Anda hanya perlu menghubungi jasa pengiriman yang menyediakan layanan door to door.

Proses pengiriman sering kali perlu melalui beberapa tahap dan adminsitrasi menyulitkan, terutama untuk pengiriman kargo besar dan pengiriman lintas negara. Layanan door to door menawarkan solusi singkat untuk mengatasinya.

Penyedia jasa pengiriman akan mengambil barang yang hendak dikirim dan memastikan untuk mengantarkannya ke tempat tujuan.

2. Lebih Hemat Waktu

Dengan menggunakan layanan door to door, Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk repot membawa barang yang hendak dikirim ke kantor penyedia jasa pengiriman. Anda dapat menggunakan waktu untuk aktivitas lain selama proses pengiriman dijalankan.

Kelebihan ini sangat menguntungkan jika Anda mengirimkan barang berukuran besar atau berjumlah banyak. Selain itu, sistem penjemputan juga memungkinkan barang dapat dikirimkan dengan lebih cepat.

3. Menghemat Pengeluaran Bisnis

Door To Door Darat Laut dan Udara.jpg

Layanan door to door dapat mengurangi waktu transit secara signifikan. Karena layanan ini akan langsung mengirimkan barang ke tempat tujuan, Anda juga tidak perlu memikirkan biaya transport per tahap pengiriman, misalnya melalui titik distribusi. Layanan door to door hanya menarik ongkos kirim satu kali saja.

4. Tersedia Asuransi

Penyedia jasa pengiriman umumnya menawarkan layanan door to door disertai dengan asuransi. Hal ini berlaku sebagai jaminan keamanan untuk barang yang dikirimkan.

Pengirim dapat mengklaim ganti rugi jika barang yang dikirim mengalami kerusakan, hilang, dan semacamnya. Adanya asuransi ini juga menjadi indikasi bahwa pihak penyedia layanan pengiriman bertanggung jawab.

Penyedia layanan akan melakukan tindakan optimal untuk memastikan keamanan barang yang dikirimkan. Oleh karena itu, ada baiknya memilih jasa pengiriman yang layanannya mencakup asuransi.

Baca juga:

Kekurangan Layanan Door to Door

1. Lebih Mahal

Dibandingkan layanan pengiriman biasa, layanan door to door mematok tarif lebih mahal. Hal ini dikarenakan layanan door to door menyediakan jasa penjemputan barang, ini memerlukan biaya tambahan di samping biaya pengiriman.

Biaya yang ditetapkan layanan door to door bersifat all in atau mencakup semua dalam satu pembayaran. Sehingga jumlahnya memang lebih besar dibandingkan jasa pengiriman biasa. Selain itu, pelanggan dapat dikenai biaya lain jika lokasi tujuan terletak jauh dari perkotaan dan sulit dijangkau.

2. Adanya Batasan Pengiriman

Terdapat batasan dalam kapasitas barang yang dapat dikirimkan dengan layanan door to door import. Setiap penyedia jasa pengiriman memang memiliki ketentuan mengenai batas maksimal kapasitas barang.

Sehingga pelanggan sebaiknya menanyakan terlebih dahulu mengenai kapasitas maksimal sebelum menggunakan jasa pengiriman.

3. Penyedia Jasa Terbatas

Layanan door to door tidak tersedia pada semua penyedia jasa pengiriman, apalagi untuk door to door import. Ada banyak alasan yang menyebabkan keterbatasan penyedia jasa ini. Salah satunya ialah jarak tempuh dan rintangan yang bervariasi.

Di Indonesia yang merupakan negara kepulauan, penyedia layanan door to door harus siap melakukan penjemputan dan pengiriman barang dari satu pulau ke pulau lain. Belum lagi jika lokasi tujuan pengiriman berada di tempat yang jauh dari perkotaan.

Fakta Promosi Door to Door

Door-to-Door-Shipment

Promosi door to door adalah metode penjualan dengan cara mengirimkan sales langsung ke rumah calon pelanggan. Metode ini sangat marak digunakan di awal tahun 2000-an.

Perusahaan mengirim sejumlah sales yang akan mengetuk pintu rumah dan berpotensi sebagai calon pelanggan. Sales akan melakukan pitching, merupakan upaya untuk memaparkan mengenai produk atau layanan yang ditawarkan untuk memancing minat calon pelanggan.

Biasanya, sales akan memberitahukan berbagai keunggulan produk atau layanan yang ditawarkan. Pitching perlu disertai dengan kemampuan komunikasi yang baik untuk meningkatkan keberhasilan promosi.

Meskipun saat ini promosi door to door disebut sebagai metode konvensional yang kurang sesuai dengan era digital, metode ini memiliki keunggulan tersendiri di antaranya:

1. Membangun koneksi baik dengan pelanggan
Sales yang datang langsung ke rumah calon pelanggan memungkinkan upaya untuk membangun koneksi dengan baik. Melalui teknik komunikasi memadai, koneksi ini akan menentukan tingkat pemasaran produk atau layanan yang ditawarkan.

2. Memungkinkan calon pelanggan melihat sampel
Ketika mengunjungi rumah calon pelanggan, sales umumnya akan membawa sampel produk yang ditawarkan. Sehingga calon pelanggan dapat melihat dan menilai sendiri kualitas dari produk tersebut.

3. Memungkinkan pendekatan secara emosional
Sales yang baik tidak hanya menyampaikan keunggulan produk saja, namun juga memberikan rasa percaya pada calon pelanggan. Mereka akan memutuskan untuk membeli produk atau menggunakan layanan yang ditawarkan.

Kelebihan ini hanya dapat diperoleh melalui interaksi langsung dengan pelanggan yang belum tentu dapat dilakukan melalui metode pemasaran lain.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian door to door dalam jasa pengiriman barang. Semoga dapat membantu dalam memilih penggunaan jasa pengiriman.

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, layanan pengiriman door to door memiliki kelebihan serta kekurangan sendiri. Layanan door to door memang memasang tarif lebih mahal dibandingkan pengiriman biasa. Sehingga ada baiknya untuk mempertimbangkan keuntungan yang akan Anda peroleh sebelum memesan layanan ini.

Walaupun istilahnya sama, pengertian door to door dalam jasa pengiriman barang berbeda dengan door to door dalam promosi.

Ekspedisi LaTolla Melayani Jasa Pengiriman Door to Door

Pengiriman door to door bertujuan menjadi solusi untuk memudahkan pengiriman barang bagi pelanggan. Akan tetapi, tentu saja pelayanan dari setiap jasa pengiriman bisa bervariasi.

Anda tertarik untuk menggunakan layanan door to door dalam pengiriman barang, tapi bingung memilih jasa pengiriman yang tepat? Ekspedisi La Tolla solusinya.

La Tolla melayani jasa pengiriman door to door dengan pelayanan terbaik. Hubungi Whatsapp: 085394596425.

Mengenal Transportasi Multimoda Agar Lebih Mengetahui Efisiensi Biaya Logistik di Indonesia

Mengenal Transportasi Multimoda Agar Lebih Mengetahui Efisiensi Biaya Logistik di Indonesia

Transportasi multimoda adalah salah satu komponen penting dalam sistem logistik di Indonesia. Ciri khas utama yaitu menggunakan lebih dari satu alat transportasi.

Layanan multimoda tidak hanya mencakup pengiriman barang atau logistik dari suatu tempat ke tempat lain. Tetapi juga mencakup layanan pengurusan transportasi, konsolidasi muatan dan lainnya.

Aturan mengenai angkutan multimoda juga sangat lengkap. Tujuannya agar pengiriman barang menggunakan cara ini aman. Juga direkomendasikan untuk dipilih.

Apa yang Dimaksud Dengan Transportasi Multimoda?

Transportasi Multimoda

Transportasi multimoda merupakan angkutan barang, menggunakan paling sedikit 2 (dua) moda angkutan berbeda. Tetapi sewa kontraknya hanya dibuat satu dokumen saja.

Dokumen angkutan multimoda digunakan oleh badan usaha angkutan multimoda. Tujuannya untuk mengirimkan barang dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Namun, ada juga yang menyebutkan kalo angkutan multimoda yaitu pergerakan barang dalan satu unit muatan atau kendaraan. Ini dilakukan dengan moda dan berbagai moda tanpa adanya penangganan barang saat proses perpindahan moda.

Sistem transportasi multimoda berlangsung secara berkesinambungan saat memindahkan penumpang maupun barang. Perpindahan ini dari suatu tempat ke tempat lain. Antar moda biasanya sudah ada koordinasi yang terjalin.

Baca juga:

Apa Saja Jenis Angkutan Multimoda?

Perlu Anda ketahui, jika moda transportasi yang palig banyak digunakan yaitu kapal laut, kereta api dan truk. Ketiganya memiliki fungsi berkesinambungan.

Sekarang ini, penggunaan angkutan barang menggunakan peti kemas mengalami peningkatan karena intermodality sangat tinggi. Tujuannya agar lebih mudah dalam proses bongkar atau muat barang.

Peti kemas juga membuat biaya angkutan secara keseluruhan menjadi lebih rendah. Keamanan barang juga lebih terjamin karena barang akan disimpan di tempat yang aman.

Berikut diuraikan 3 (tiga) jenis angkutan multimoda yang sering digunakan di Indonesia.

1. Kapal Peti Kemas

Containers Ship

Peti kemas berukuran standar diangkut denan kapal peti kemas. Kapal jenis ini memiliki palka atau cells untuk menyimpan peti kemas dengan aman.

Pada saat di terminal, peti kemas akan diangkat menggunakan alat derek khusus. Proses pengangkatan akan berlangsung dengan cepat. Pengangkatan oleh derek peti kemas yang ada di dermaga atau derek dari atas kapal.

2. Truk Peti Kemas

Truk peti kemas atau kontainer merupakan salah satu kendaraan yang dapat dipakai untuk mengangkut peti kemas. Biasanya truk ini terdiri dari kendaraan penarik atau tractor head. Juga kereta tempelan tempat peti kemas disimpan.

Secara umum, peti kemas yang bisa diangkut menggunakan truk yaitu peti kemas yang berukuran 20 kaki. Konfigurasi sumbu kereta tempelan 1-2,2-2,2 dan totalnya mencapai 5 sumbu.

Tak hanya itu, peti kemas yang berukuran 40 kaki juga bisa diangkut. Asalkan konfigurasi peti kemasnya -2,2-3,2 dengan total sumbu mencapai 6 sumbu.

Di Indonesia, ada larangan mengangkut dua peti kemas berukuran 20 kaki pada trailer. Ini biasanya dipakai untuk peti kemas berukuran 40 kaki. Aturan ini seringkali dilanggar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

3. Kereta Api Peti Kemas

Dalam angkutan atau transportasi multimoda, kereta api peti kemas terbilang sangat sering digunakan karena terbilang efektif. INi biasanya menggunakan gerbong kereta untuk mengangkut peti kemas yang berukuran 40 kaki.

Tidak hanya itu, kereta api peti kemas juga seringkali dipakai untuk mengangkut 2 peti kemas berukuran 20 kaki. Ini diangkut  sekaligus dalam satu gerbong. Beberapa negara maju, kereta api seringkali dipakai untuk mengangkut dua lapis peti kemas sekaligus.

Baca juga:

Apa Keunggulan Transportasi Multimoda?

Keunggulan alat transportasi multimoda yaitu menggunakan dokumen atau kontrak tunggal. Ini lebih mempermudah para eksportir untuk mengirimkan barang atau logistik.

Apabila Anda menggunakan angkutan unimoda, akan ada tagihan terpisah untuk setiap kontrak. Tetapi dengan multimoda, tagihan hanya 1 (satu) saja.

Penggunaan multimoda juga sangat menguntungkan karena adanya perbedaan syarat dan tingkat pertanggung jawaban. Consignor hanya akan menghadapi satu pertanggung jawaban.

Jika menggunakan angkutan multimoda, biaya angkutan akan lebih rendah dan premi asuransinya akan lebih murah. Ini sangat meringankan bagi pihak atau perusahaan yang mengirimkan barang.

Angkutan multimoda juga dapat membantu mengurangi waktu yang hilang pada saat proses transhipment point. Pengangkutan barang akan berlangsung dengan lebih cepat serta mengurangi biaya.

Multimoda juga akan mengurangi beban dokumentasi, birokrasi serta formalitas. Secara biaya akan lebih hemat karena tarif rata-rata serta biaya asuransi akan lebih rendah.

Dengan menggunakan angkutan multimoda, Anda juga hanya akan berurusan dengan 1 agen saja sebagai pihak penanggung jawab. Multimoda juga pada akhirnya akan meningkatkan daya saing ekspor.

Siapa Badan Usaha Angkutan Multimoda?

Operasi Angkutan Multimoda

Sebelum Anda menggunakan layanan angkutan multimoda, Anda perlu mengetahui badan usaha angkutan multimoda. Ini terdiri dari badan usaha angkutan nasional dan asing.

Secara umum, badan usaha multimoda nasional terdiri dari Badan Hukum Indonesia, Badan Usaha Milik Daerah dan Badan Usaha Milik Negara. Kredibilitasnya sangat jelas.

Ketika menjalankan kegiatan angkutan multimoda, badan usaha nasional memiliki wewenang mendirikan kantor perwakilan. Juga dapat menunjuk agen yang akan membantu mempermudah layanan.

Badan usaha angkutan multimoda nasional juga memiliki wewenang melayani angkutan multimoda di dalam negeri atau lingkup luar negeri. Tetapi aturan ketat perlu ditaati.

Baca juga:

Tidak hanya bekerja sendiri saja, badan usaha multimoda nasional berhak melakukan kerjasama. Ini dapat dilakukan dengan badan usaha penyebrangan, angkutan jalan, pelayaran, penerbangan dan lainnya.

Badan usaha multimoda asing merupakan badan usaha yang sengaja didirikan berdasarkan hukum negara asing. Badan usaha ini berlaku secara sah di Indonesia.

Penting untuk diketahui, badan usaha angkutan multimoda asing yang akan beroperasi di Indonesia wajib mengajukan permohonan pendaftaran. Ini diajukan ke Menteri melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan.

Proses pendaftarannya tidaklah mudah karena ada banyak dokumen yang harus dilengkapi dan berbagai persyaratannya harus asli. Badan usaha multimoda asing tidak bisa terlalu leluasa di Indonesia.

Dengan ketatnya aturan pendaftaran badan usaha multimoda asing, hal ini menguntungkan badan usaha multimoda nasional.

Penutup

Transportasi atau angkutan multimoda sangat direkomendasikan untuk dipilih karena memiliki beberapa keunggulan.

Hanya menggunakan satu kontrak saja maka proses pengiriman barang akan jadi lebih mudah. Proses pengiriman barang dapat berlangsung dengan lebih cepat.

Biaya juga lebih ringan karena beban dokumentasi dapat berkurang. Biaya asuransi juga akan lebih rendah sehingga menguntungkan.

Demikian penjelasan tentang transportasi multimoda. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.