10 Jenis Jenis Besi Baja yang Sering Digunakan dalam Konstruksi

10 Jenis Jenis Besi Baja yang Sering Digunakan dalam Konstruksi

Penggunaan bahan yang kuat dan kokoh merupakan hal krusial dalam kontruksi bangunan. Pasalnya, bahan termasuk faktor menentukan ketahanan dan keamanan bangunan yang dibangun nanti.

Karena karakteristik kuat dan tahan lama, besi baja termasuk salah satu bahan bangunan yang paling banyak digunakan. Menurut sejarah, penggunaan besi baja untuk kontruksi sudah dimulai sejak akhir abad ke-19.

Saat ini terdapat lebih dari tiga ribu grade produk besi baja. Oleh karena itu, ada baiknya mengenali jenis jenis besi baja yang sering digunakan dalam kontruksi sebelum mulai membangun.

Perbedaan Besi dan Baja

Konstruksi Besi dan Baja

Besi dan baja terkadang dianggap hampir sama. Namun, sebenarnya besi dan baja merupakan jenis logam berbeda. Berikut penjelasan lebih lengkap tentang perbedaan besi dan baja.

1. Kandungan Unsur

Besi tersusun atas unsur Fe (ferrum). Logam ini merupakan material alami yang dibuat dengan mengolah bijih besi.

Baja tersusun atas berbagai unsur, meliputi besi, mangan, karbon, fosfor, sulfur, silikon. Serta sejumlah kecil aluminium, nitrogen, dan oksigen.

Faktor pembeda lain antara besi dan baja ialah kadar unsur karbon di dalamnya. Besi memiliki kadar karbon lebih dari 2%, sedangkan kadar karbon dalam baja kurang dari 2%.

2. Karakteristik

Karena keduanya terbuat dari bahan berbeda, maka karakteristiknya pun berbeda. Besi memiliki tingkat elastisitas lebih tinggi dibandingkan baja. Namun, besi merupakan bahan yang mudah berkarat.

Sementara itu, baja cenderung lebih kaku dan antikarat. Kandungan karbon dalam baja memberikan tingkat kekerasan lebih tinggi. Selain itu, baja dapat digunakan secara luas berkat daya tahan lebih tinggi terhadap karat.

3. Daya Redam

Besi memiliki daya redam lebih tinggi dibandingkan baja. Hal ini disebabkan kandungan grafit di dalam besi.

Daya redam tinggi membuat besi tidak mengeluarkan suara nyaring saat dipukul. Sedangkan baja akan menghasilkan bunyi nyaring.

Baca juga:

10 Jenis Jenis Besi Baja

Bahan yang digunakan untuk membuat suatu bangunan berkaitan erat dengan keamanan dan ketahanan. Sehingga sebelum mulai membangun, sebaiknya Anda mengetahui jenis jenis besi baja yang sering digunakan dalam konstruksi.

1. Plat Besi

Besi Plat

Besi plat berbentuk lempengan memanjang dan dapat dibentuk. Besi jenis ini banyak digunakan sebagai bahan utama untuk kendaraan dan industri.

Juga dapat digunakan sebagai bahan peralatan rumah tangga dan konstruksi. Jenis besi plat memiliki daya tahan tinggi terhadap korosi (karat).

2. Pipa Besi

Besi Pipa

Seperti namanya, jenis besi ini berbentuk pipa bulan dan memanjang. Pipa besi sebenarnya terbuat dari bahan baja.

Jenis yang satu ini termasuk besi baja yang sering digunakan dalam konstruksi. Pipa besi biasanya digunakan untuk membuat rangka plafon, trails, dan tiang lampu taman.

3. Besi Hollow

Besi Hollow

Memiliki bentuk segiempat berongga pada bagian tengahnya. Besi jenis ini terbuat dari bahan baja yang dicampur dengan galvanis serta dilapisi aluminium dan seng.

Besi ini termasuk dalam jenis besi ringan. Dalam kontruksi, besi hollow banyak digunakan untuk pagar, railing tangga, dan lapisan saluran gas.

4. Besi H Beam

Besi H Beam

H beam termasuk jenis yang paling sering digunakan pada kontruksi skala besar seperti pembangunan gedung tinggi dan jembatan. Besi baja ini berbentuk balok serupa huruf H. Nama teknis besi H beam adalah hot rolled.

5. Jenis Besi Siku

Besi Siku

Besi siku memiliki bentuk unik, yaitu serupa siku dengan sudut 90 derajat. Besi siku termasuk jenis besi ringan dengan ketahanan cukup kuat.

Jenis besi ini tersedia dalam berbagai ukuran dan banyak digunakan untuk berbagai hal. Seperti teralis jendela, rak besi, kerangka pintu, hingga menara air.

6. Besi Beton

Besi Beton

Jenis besi baja yang sering digunakan dalam konstruksi selanjutnya ialah besi beton. Besi ini sering digunakan sebagai tulang pada bagian fondasi bangunan. Jenis besi beton dikenal sangat kokoh dan tahan lama.

Besi beton dibedakan menjadi dua jenis, yaitu besi polos (plain bar) dan besi ulir (deformed bar). Besi ulir dibuat melalui proses rol pada permukaan sehingga memiliki daya ikat lebih baik dibandingkan besi polos.

7. Expanded Metal

Expanded metal memiliki bentuk jaring dan dibuat dari plat baja berlubang. Sekilas mirip dengan besi wiremesh.

Jenis besi ini tergolong ringan, tapi memiliki kekuatan yang dapat diandalkan. Besi expanded metal sering digunakan untuk menambah nilai artistik desain interior.

8. Wide Flange

Besi Wide Flange

Besi wide flange bentuknya mirip dengan besi H beam. Besi jenis ini juga banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Jika dibandingkan dengan besi H beam, maka besi jenis wide flange memiliki gaya tekan dan gaya tarik lebih tinggi.

9. Wiremesh

Besi Wiremesh

Besi wiremesh memiliki bentuk seperti anyaman dari kawat tebal. Biasanya anyaman wiremesh membentuk jajar genjang atau kotak-kotak. Besi jenis ini banyak digunakan untuk pagar dan penguat dak beton pada bangunan.

10. Jenis Besi Konstruksi CNP & UNP

Besi CNP dan UNP

Besi CNP dan UNP termasuk bahan penting yang hampir selalu digunakan dalam konstruksi. Kedua jenis besi ini dikenal memiliki ketahanan dan kekokohan sangat baik. Meski mirip, CNP dan UNP memilliki bentuk dan fungsi berbeda.

Bentuk CNP menyerupai huruf C, biasanya digunakan dalam rangka atap. Sementara besi UNP bentuknya lebih menyerupai huruf U, umumnya digunakan sebagai penopang pada dinding dan penyambung bangunan.

Baca juga:

Perbedaan Besi Baja dan Besi Cor

Di antara material bangunan, besi baja dan besi cor termasuk bahan yang sangat sering digunakan. Namun, apakah perbedaan keduanya?

Besi baja merupakan logam yang dibuat dari campuran besi, karbon, dan sejumlah logam lain. Besi baja memiliki ketahanan terhadap korosi dan tidak mudah berkarat.

Sementara besi cor merupakan logam keras dengan kandungan karbon lebih dari 2%. Besi cor memiliki karakter keras, mudah ditempa, dan dapat meredam getaran. Namun, besi cor tidak memiliki ketahanan terhadap korosi.

Penutup

Demikianlah pemaparan tentang jenis jenis besi baja yang sering digunakan dalam konstruksi. Setiap jenis besi baja memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Ada baiknya mempertimbangkan aspek fungsionalitas ketika memilih bahan besi baja untuk konstruksi.

Secara umum, besi baja untuk konstruksi tersedia dalam ukuran bervariasi sehingga dapat dipilih sesuai kebutuhan. Melakukan perencanaan matang terlebih dahulu dapat membuat proses pemilihan bahan menjadi lebih efisien.

Selain memperhitungkan ukuran dan jumlah, jenis jenis besi baja yang digunakan juga sebaiknya disesuaikan dengan penggunaan.

Jasa Pengiriman Besi Baja Konstruksi

Dapatkan kemudahan memperoleh bahan bangunan yang Anda perlukan dengan Jasa Pengiriman Besi Baja oleh LaTolla Lintas Indonesia.

Tidak perlu bingung lagi mendapatkan bahan bangunan dari luar kota dengan jumlah banyak. LaTolla Lintas Indonesia melayani pengiriman besi baja dari Surabaya, Semarang, Jakarta ke Makassar (atau sebaliknya).

Untuk menggunakan jasa pengiriman terbaik untuk besi baja konstruksi atau material proyek lainnya, silahkan kontak: 085394596425 (WA).