Pengiriman Kontainer, Kapasitas Kontainer 40 Feet Berapa Ton?

Pengiriman Kontainer, Kapasitas Kontainer 40 Feet Berapa Ton?

Kemajuan dalam teknologi berpengaruh pada makin meningkatnya kebutuhan pengiriman barang. Untuk mengirimkan barang dalam jumlah besar, diperlukan penggunaan peti kemas atau kontainer.

Bagi yang belum terbiasa, melakukan pengiriman dengan kontainer dapat menyebabkan kebingungan tersendiri. Pasalnya, terdapat berbagai jenis dan ukuran kontainer yang berbeda.

Untuk memilih sesuai kebutuhan, Anda perlu mempertimbangkan jumlah dan besar barang yang hendak dikirimkan serta kapasitas kontainer. Maka muncul pertanyaan, seperti kapasitas kontainet 40 feet berapa ton?

Sebelum bingung mengenai kapasitas muatan, ada baiknya mengenal kontainer terlebih dahulu. Simak pemaparan berikut.

Apa itu Kontainer?

Kontainer di Pelabuhan

Kontainer atau peti kemas merupakan media pengangkut barang yang biasa digunakan untuk pengiriman dalam jumlah besar. Kontainer dapat dikirimkan melalui jalur darat, laut, maupun udara.

Umumnya, pengiriman menggunakan kontainer dilakukan melalui jalur darat dengan truk. Kemudian jika dikirim keluar kota, akan dilanjutkan menggunakan kapal.

Jenis-jenis Kontainer

Terdapat beberapa jenis kontainer berdasarkan ukuran serta berdasarkan struktur dan fungsinya. Berikut penjelasannya:

Jenis Kontainer Berdasarkan Ukuran

1. Kontainer 20 Feet

Kontainer ini termasuk tipe kecil yang sering digunakan untuk pengiriman melalui jalur darat dan laut. Memiliki ukuran panjang 20 feet, lebar 8 feet, dan tinggi 8,6 feet.

Kontainer 20 feet memiliki volume sebesar 33 CBM. Sementara kapasitas muatan yang dapat diangkut sebesar 22,1 ton. Kontainer ini dapat digunakan untuk pengangkutan dengan sistem FTL dan LTL.

2. Kontainer 40 Feet

Kontainer 40 feet

Kontainer 40 feet memiliki panjang dua kali lipat dari kontainer 20 feet. Ukuran kontainer ini yaitu: panjang 40 feet, lebar 8 feet, dan tinggi, 8,6 feet.

Kontainer ini dapat mengangkut barang hingga dimensi 67,3 CBM. Sementara kapasitas muatannya sekitar 26,9 ton hingga 27,3 ton.

Dari segi tarif sewa, kontainer 40 feet bisa dibilang lebih hemat dibandingkan dengan kontainer 20 feet. Sebab dengan ukuran dua kali lebih panjang, kenaikan tarifnya relatif rendah (sekitar 10% saja).

Baca juga:

Jenis Kontainer Berdasarkan Struktur dan Fungsinya

1. General Purpose Container

General Purpose Containers

Sering disebut juga sebagai dry container, merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Kontainer serbaguna ini memiliki unit yang kuat dan tahan lama.

Kontainer ini memiliki 1 pintu dan tersedia dalam beberapa ukuran, yaitu 10 feet, 20 feet, dan 40 feet. Terbuat dari baja corten dengan mengikuti standar ISO, serta dilengkapi plat CSC. Membuat kontainer dry memiliki kelebihan seperti tahan cauca, tahan gempa, dan anti hama.

2. Tunnel Container

Kontainer ini disebut juga sebagai container double door. Sekilas tampak mirip dengan general purpose container, tapi memiliki pintu pada kedua sisinya. Akses kedua pintu ini memungkinkan proses pemuatan yang lebih cepat.

3. Open Side Container

Kontainer jenis open side memiliki pintu pada bagian samping yang ditujukan untuk mempermudah proses pemuatan atau penurunan kargo. Pintu samping memberikan akses lebih luas sehingga pemindahan kargo dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

4. Pallet Wide Container

Kontainer pallet wide dicirikan dengan lebar yang lebih dibandingkan ukuran kontainer biasa. Kontainer ini ditujukan untuk memuat palet euro berukuran besar. Biasanya pengiriman dengan kontainer pallet wide akan memerlukan biaya lebih.

5. Kontainer High Cube

Kontainer High Cube (HC) memiliki ukuran lebih besar daripada kontainer biasa. Ditujukan untuk penyimpanan dan pengiriman kargo dengan volume besar.

Kontainer HC terbuat dari baja corten berkualitas sehingga memiliki struktur kuat dan tahan lama. Kontainer jenis ini tersedia dalam beberapa ukuran, yaitu 20 feet, 40 feet, dan 45 feet.

6. Kontainer Bulker

Kontainer bulker dirancang untuk menyimpan dan mengirim produk curah kering seperti hasil pertanian dan bahan baku untuk industri. Contohnya digunakan untuk pengiriman hasil pertanian, seperti beras dan kopra.

7. Kontainer Reefer

Disebut juga sebagai refrigerated container, merupakan jenis kontainer yang dilengkapi fitur pendingin. Kelebihan utama kontainer ini ialah dapat mengangkut produk dingin atau beku untuk pengiriman jarak jauh.

Berkat fitur pengaturan suhunya, kontainer ini dapat menjaga barang yang disimpan untuk tetap fresh dan mencegah kerusakan. Kontainer reefer banyak digunakan untuk pengiriman bahan pangan dan bahan kimia atau medis.

8. Kontainer Open Top

Ciri utama kontainer open top ialah penutup pada bagian atas yang dapat dibuka dan dilepas. Kontainer open top ada yang berukuran 20 feet dan 40 feet.

Bagian atas yang terbuka ditujukan untuk mempermudah proses pemuatan. Selain itu, bisa juga dimanfaatkan untuk mengangkut kargo yang memiliki tinggi melebihi kontainer.

9. Kontainer ISO Tank

Kontainer ISO tank dibuat dari stainless steel dan dilengkapi dengan sejumlah lapisan pelindung. Fitur pada kontainer ini dibuat sesuai standar internasional untuk menjamin keamanan penggunaan.

10. Kontainer Heated/Hot Storage

Kelebihan utama kontainer heated storage ialah kemampuan menjaga suhu di bagian dalam tetap hangat. Kontainer ini dilengkapi dengan pengatur suhu yang dapat diubah sesuai kebutuhan.

Baca juga:

Sistem Pengiriman Kontainer

1. Pengiriman LTL

LTL (Less Than Truckload) adalah jenis layanan pengiriman barang di mana satu kontainer digunakan untuk banyak pelanggan sekaligus. Sehingga dalam sistem ini berbagai muatan dimasukkan dalam kontainer yang sama.

Pengiriman LTL memiliki kelebihan, memungkinkan pengiriman untuk banyak tujuan sekaligus serta harga lebih murah. Kekurangannya terletak pada risiko kerusakan barang lebih besar, dan waktu lebih lama untuk sampai di tujuan.

2. Pengiriman FTL

FTL (Full Truckload) digunakan ketika satu klien mengirimkan barang dalam jumlah cukup banyak untuk memenuhi satu truk penuh. Dalam sistem ini, kontainer disewakan khusus untuk diisi oleh satu barang muatan.

Sistem FTL biasanya digunakan untuk keperluan bisnis. Pengiriman FTL memiliki kelebihan dari segi keamanan dan lebih cepat sampai.

Selain itu, barang juga akan lebih mudah untuk dipantau. Namun, pengiriman FTL mematok harga lebih mahal dibandingkan LTL.

Penutup

Demikianlah pengenalan mengenai kontainer dan jenis-jenisnya. Pengiriman dalam skala besar menggunakan kontainer memang memerlukan pertimbangan lebih banyak dibandingkan pengiriman paket biasa.

Untuk menghitung biaya yang diperlukan, dapat dilihat dari banyak muatan barang yang hendak dikirimkan. Jadi, setelah mengetahui mengenai jenis-jenis kontainer, bagaimana jawaban pertanyaan di awal tadi?

Kapasitas kontainer 40 feet berapa ton?

Kapasitas kontainer 40 feet berapa ton? Jawabannya: 26,9 ton hingga 27,3 ton.

Namun, angka ini hanyalah perkiraan sebab berat barang yang dimuat dapat bervariasi. Terkadang muatan memiliki bobot ringan namun volumenya besar, sehingga sudah memenuhi kontainer sebelum mencapai batas kapasitas.

Solusi mudah menghindari pertanyaan berapa kapasitas kontainer 40 feet berapa ton adalah dengan menggunakan jasa pengiriman yang dapat diandalkan.

Baca juga:

Jasa Pengiriman Kontainer 40 Feet LaTolla Lintas Indonesia

Masih bingung dengan perhitungan dan pemilihan kontainer? Tidak perlu khawatir. Sekarang ada Jasa Pengiriman Kontainer 40 Feet La Tolla Lintas Indonesia yang siap untuk membantu pengiriman sesuai kebutuhan Anda.

LaTolla Lintas Indonesia memberikan pelayanan terbaik, menyediakan kontainer dengan pengiriman aman. Untuk menggunakan jasa pengiriman kontainer terbaik, hubungi Whatsapp: 085394596425.

Kenali LCL Dalam Dunia Ekspedisi Pengiriman Barang

Kenali LCL Dalam Dunia Ekspedisi Pengiriman Barang

Sampai saat ini, masih banyak masyarakat Indonesia belum mengetahui dengan baik tentang teknis pengiriman barang. Apalagi barang yang dikirim dalam jumlah besar melalui jalur darat ataupun laut.

Ada istilah-istilah yang perlu dipahami dengan baik terkait pengiriman barang ini. Terutama jika pengiriman ini menggunakan kontainer. Istilah yang ada diantaranya LCL dan FCL.

Less Container Load atau LCL adalah pengiriman barang menggunakan kontainer dengan muatan penuh. Tetapi pemilik barang bukan berasal dari satu orang saja. Full Container Load atau FCL pemiliknya hanya satu orang.

Apa Itu Loading Container?

Loading Container

Loading container merupakan tahapan atau proses pengisian peti kemas sampai terisi penuh. Proses ini dilakukan agar peti kemas mencapai berat maksimal.

Memanfaatkan ruang kontainer secara efisien memberikan keuntungan lebih banyak. Proses loading container tidak bisa dilakukan sembarangan. Ini membutuhkan perencanaan matang.

Tujuannya agar posisi barang dapat terdeteksi dengan mudah. Proses pengisian barang dapat berlangsung dengan aman.

Apabila perencanaan tidak dilakukan, maka dapat saja posisi barang dalam kontainer akan acak-acakan. Menjadi sangat sulit untuk mendeteksi posisi penyimpanan barang.

Baca juga:

Pengertian LCL

Secara umum, Less Container Load atau LCL adalah proses pengiriman barang memakai kontainer dengan muatan penuh. Barangnya berasal dari beberapa pengirim, lalu digabungkan dalam satu kontainer.

Semua pengirim barang pasti menginginkan tarif pengiriman lebih rendah. LCL menjadi solusi terbaik bagi Anda yang ingin mengirimkan barang dalam jumlah besar dengan biaya terjangkau.

Apabila Anda menggunakan cara ini, maka tidak perlu menyewa 1 kontainer. Tetapi Anda hanya perlu membayarkan beban berdasarkan hitungan kubikasi yang telah diatur secara rinci.

Pengiriman barang dengan cara LCL akan membuat 1 kontainer penuh berisikan berbagai jenis barang yang berasal dari beberapa pemilik sehingga biaya yang dikeluarkan tiap pengirim akan lebih ringan.

Kelebihan metode pengiriman LCL yaitu Anda tidak perlu menyewa 1 kontainer sendiri. Ini akan membuat pengeluaran lebih rendah. Sistem perhitungannya pun menggunakan kubikasi.

Tetapi pengiriman dengan cara LCL juga memiliki kekurangan. Proses pengiriman membutuhkan waktu lebih lama. Prosedur inspeksi atau pemeriksaan juga sangat rumit sehingga akan membuat Anda ribet.

Saat menggunakan cara ini, tentu resiko barang tertukar sangat tinggi. Ketika barang sampai di pelabuhan, dokumen barang harus diurutkan dan disesuaikan dengan barang.

Bukan cuma memiliki resiko tertukar, pengiriman barang menggunakan LCL juga memiliki resiko kerusakan tinggi. Penyebab kerusakan bermacam-macam.

Sekilas Tentang LCL Cargo

LCL Cargo

LCL Cargo adalah proses memasukan barang ke dalam kontainer. Setelah barang sudah dimasukan, akan dilanjutkan dengan proses memasukannya ke dalam kapal cargo.

LCL adalah proses pengiriman barang dengan menggunakan kontainer dan peti kemasnya terisi dengan penuh. Semua barangnya berasal dari beberapa pengirim. Proses pembiayaannya akan menjadi lebih ringan dibandingkan sewa kontainer sendiri.

Dalam LCL cargo, barang akan bercampur dengan barang orang lain. Pengiriman lewat jalur laut ini akan memakan proses lebih lama karena pengirimnya bukan hanya satu orang saja.

LCL cargo juga telah memiliki prosedur jelas. Pertama, barang yang berasal dari berbagai pengirim akan dikirimkan ke berbagai consignee dan nantinya akan diterima oleh carrier.

Carrier sendiri akan mengurus proses stuffing (pengawasan yang dilakukan ketika memuat barang ekspor). Proses ini adalah proses muatan ke dalam peti kemas. Carrier akan memuat peti kemas yang telah di isi oleh pihak pengirim ke atas kapal laut.

Setelah kapal sampai di pelabuhan yang dituju, maka peti kemas akan masuk dalam proses stripping. Ini adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembongkaran barang import. Selanjutnya barang-barang dapat diambil oleh pihak consignee untuk dikirimkan ke alamat tujuan.

Baca juga:

Perbedaan LCL dan FCL

Ketika Anda memutuskan melakukan pengiriman barang dalam jumlah banyak, Anda harus memastikan dulu jenis layanan yang akan dipilih.

Pertimbangan ini akan membuat proses pengiriman menjadi lebih aman. Membuat biaya jadi lebih efisien sehingga tidak akan membuat Anda merasa rugi.

Bagi Anda yang masih awam dalam dunia cargo tentu akan binggung dengan istilah FCL dan LCL. Hal ini perlu diperhatikan dengan baik, agar tidak keliru dalam menentukan layanan.

Saat menggunakan FCL, maka tidak akan ada biaya konsolidasi yang perlu Anda keluarkan dalam proses pengiriman. Saat menggunakan LCL, Anda diharuskan mengeluarkan biaya konsolidasi.

Untuk mencapai pengiriman maksimal menggunakan FCL, Anda harus mengisi kontainer sekitar 75%. Tetapi saat menggunakan layanan LCL, berapapun barang yang Anda kirimkan tetap akan diproses.

Ketika menggunakan teknik FCL, biaya yang perlu Anda keluarkan terbilang tinggi karena harus menyewa 1 (satu) kontainer. Tetapi saat menggunakan layanan LCL, biaya akan lebih ringan karena harga dibagi untuk beberapa pengirim lainnya.

Pengiriman barang menggunakan FCL memiliki resiko kerusakan barang lebih kecil. Ini karena barang Anda akan disimpan dalam 1 (satu) kontainer yang sama. Tetapi saat menggunakan LCL, barang Anda akan menyatu dengan barang milik orang lain.

Layanan Angkut Barang LCL 

 Pengiriman LCL LaTolla Indonesia

Cari layanan angkutan barang LCL terpercaya? Tidak perlu binggung lagi, Anda bisa langsung pilih jasa pengiriman LaTolla Lintas Indonesia yang telah berpengalaman dan terpercaya.

Anda tidak perlu khawatir tentang layanan karena tim LaTolla Lintas Indonesia akan memberikan layanan profesional. Juga memberikan jaminan bahwa barang Anda akan sampai tujuan dengan aman.

Percayakan pengiriman barang pada LaTolla Lintas Indonesia, maka barang Anda akan tetap terjaga dengan baik. Juga terhindar dari kerusakan dalam proses pengiriman.

Waktu pengiriman tidak perlu dikhawatirkan karena LaTolla Lintas Indonesia akan mengirimkan barang secepatnya. Proses penyimpanan barang dilakukan dengan rapi sehingga barang tidak rusak karena tertumpuk.

Penutup

Pengiriman dengan cara LCL sangat efektif karena biaya kirim lebih ringan dibandingkan FCL. Selain itu, Anda juga tidak diharuskan mengirim barang dengan skala besar. Apapun barangnya dan berapapun beratnya dapat dikirim menggunakan layanan LCL.

Jika Anda mencari jasa pengiriman barang berkualitas, silahkan gunakan jasa pengiriman LCL LaTolla Lintas Indonesia. Perusahaan telah berpengalaman selama puluhan tahun. Selalu berusaha memberikan layanan terbaik untuk semua klien.

LCL adalah solusi terbaik bagi Anda yang membutuhkan layanan jasa pengiriman dengan biaya ringan. Menggunakan jasa LaTolla Lintas Indonesia, barang Anda dijamin aman sampai ke tujuan.

Demikian pembahasan lengkap tentang layanan LCL secara umum. Juga jasa pengiriman LCL yang disediakan oleh LaTolla Lintas Indonesia. Semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca.

Berapa Harga Sewa Container 40 Feet dari Semarang ke Makassar?

Berapa Harga Sewa Container 40 Feet dari Semarang ke Makassar?

Bagi para pengusaha, mengirimkan barang dalam jumlah besar dan banyak sering dilakukan. Penting bagi pengusaha atau pebisnis mengetahui harga atau biaya sewa jasa pengiriman.

Jika barang-barang yang dikirim dalam jumlah banyak, menggunakan kontainer dapat menjadi pertimbangan. Pengiriman barang menggunakan kontainer sangat menguntungkan. Anda bisa mengirim barang dalam jumlah besar dengan biaya lebih ringan.

Keuntungan lain menggunakan kontainer juga membuat barang yang dikirim lebih aman. Ini tentu disesuaikan dengan jenis kontainer yang digunakan.

Pilihan kontainer yang digunakan bisa 20 feet atau 40 feet. Untuk perbandingan, perlu bagi perusahaan untuk mengetahui harga sewa container 40 feet dan 20 feet.

7 Jenis Container Yang Digunakan Dalam Industri Logistik 

Jasa pengiriman barang yang menggunakan kontainer sangat banyak. Harga sewa container 40 feet atau 20 feet juga bervariasi tergantung perusahaan logistiknya.

Sebelum mengirimkan barang dalam jumlah besar, maka Anda perlu mengetahui berbagai jenis kontainer yang bisa dipakai untuk mengirimkan barang.

1. General cargo container

General cargo container adalah salah satu jenis kontainer yang memiliki ruang tertutup. Pengiriman material tidak akan terpengaruh dengan kondisi cuaca.

Bagian lantai, dinding dan atap kontainer ini terbuat dari bahan keras. Material yang tersimpan didalamnya akan lebih aman.

2. Reefer container

Containers Reefer

Reefer container merupakan kontainer yang berfungsi untuk mengangkut barang dengan kondisi tertentu, misalnya untuk mengangkut buah atau sayur yang harus tetap pada suhu sama.

Container jenis ini terdiri dari 2 (dua) yaitu kontainer 40 feet dengan volume muatan 16.000 kg atau 33 cmb. Juga kontainer berukuran 40 feet dengan volume muatannya sekitar 25.000 kg atau 64 cmb.

3. Hanger container

Hanger container menjadi jenis kontainer yang bisa dipergunakan untuk mengirimkan barang umum seperti kain atau pakaian. Didalamnya sudah tersedia gantungan untuk menyimpan pakaian.

Kontainer jenis ini sangatlah cocok bagi Anda yang memiliki bisnis di bidang pakaian atau fashion. Bisa mengirimkan barang dengan aman karena barang tidak akan tertumpuk serta kusut.

4. Tank container

Tank container yaitu jenis kontainer berbentuk silinder. Biasanya digunakan untuk memudahkan perusahaan yang memiliki kriteria produk khusus. Biasanya berkaitan dengan bidang sumber daya.

Berbagai muatan berbentuk cair bisa diantarkan menggunakan kontainer ini. Cairannya akan aman karena tabung silinder kontainer ini terbuat dari besi yang berkualitas dan tebal.

5. Fantainer container

Fantainer container desainnya menyerupai peti kemas. Cocok bagi Anda yang ingin mengirimkan barang dengan sirkulasi udara terjaga dengan baik.

Lubang ventilasi udara yang dimiliki kontainer ini sangat bagus. Kondisi barang didalamnya akan tetap terjaga kesegarannya. Barang akan sampai ke tujuan dengan kondisi baik.

6. Bulk container

Bulk container adalah jenis kontainer yang bisa dipergunakan untuk mengangkut hasil pertanian dalam jumlah besar. Dapat juga mengangkut barang dalam bentuk curah.

Kontainer jenis ini seringkali digunakan untuk bidang pertanian karena sangat memudahkan buat para pengusaha. Beberapa barang yang cocok diangkut seperti tepung, pakan ternak, rempah-rempah dan lainnya.

7. Open sided container

Open sided container seringkali disebuat sebagai kontainer serbaguna karena tidak ada muatan yang dikhususkan. Kontainer ini dapat mengangkut berbagai jenis barang.

Bentuk kontainer ini sangatlah unik karena di bagian sampingnya menggunakan sistem buka-tutup. Ini memudahkan proses muat barang atau menurunkan barang.

Baca juga:

Referensi Harga Sewa Container Jakarta, Bandung, Surabaya 

Mengetahui jenis kontainer dan volume muatan sangat penting. Langkah selanjutnya adalah Anda harus mengetahui harga sewa kontainernya.

Harga sewa kontainer akan berbeda-beda tergantung dari banyak hal. Seperti banyaknya muatan, jarak tempuh dan kapasitas kontainer yang dipakai untuk mengirimkan barang.

Supaya Anda bisa memilih kontainer sesuai kebutuhan, berikut referensi harga sewa kontainer ekspedisi. Silahkan dibandingkan dengan biaya sewa pengiriman container yang Anda pilih. Kota kirim dan tujuan yaitu Jakarta, Bandung, Bima, Surabaya, Tanjung Pinang dan Denpasar.

No Kirim Tujuan Kapasitas Tarif/Trip
1 Jakarta Bandung 20 Feet Rp8.500.000
2 Jakarta Bima 20 Feet Rp30.000.000
3 Surabaya Jakarta 20 Feet Rp10.000.000
4 Surabaya Tanjung Pinang 20 Feet Rp17.000.000
5 Jakarta Denpasar 20 Feet Rp16.000.000

Pengertian dan Keuntungan Container 40 Feet

Container 40 feet

Container 40 feet adalah salah satu fasilitas angkutan kargo yang paling banyak digunakan. Ini memiliki kapasitas maksimal kurang lebih 60 cbm dan 27 ton.

Kontainer jenis ini sangat aman digunakan karena telah sesuai standar ISO. Terdiri atas jenis general purpose (penggunaanya untuk umum) dengan kapasitas 60 cmb hingga 27 ton. Juga high cube dengan kapasitas 76 cmb hingga 29 ton.

Secara umum, tingkat keamanan kontainer 40 feet sangat berkualitas karena dapat bertahan dalam berbagai cuaca buruk. Kontainer ini juga memiliki kapasitas luas serta biaya sewa juga sangat terjangkau.

Keuntungan menggunakan container 40 feet tidak hanya soal tarif sewa yang lebih murah. Juga ada kelebihan lainnya yang dapat membuat para pebisnis atau pengusaha lebih untung.

  1. Muatan barang dapat lebih banyak karena panjang kontainer mencapai 12 meter
  2. Kegiatan ekspor berskala besar sangat cocok menggunakan kontainer ini
  3. Kemungkinan terjadi pencurian sangatlah kecil karena kontainer sudah dilengkapi dengan fitur penguncian
  4. Fasilitas sangat lengkap seperti GPS, easy open door, alarm lampu dan lainnya
  5. Kualitas terjamin karena sudah memenuhi syarat ISO
  6. Efektif karena mampu mengurangi biaya pengiriman
  7. Memudahkan untuk dibagi menjadi beberapa partisi sehingga barang bisa ditata dengan rapih

Baca juga:

Harga Sewa Container 40 Feet dari Semarang ke Makassar

Tarif pengiriman container 40 feet bernilai puluhan juta dan tergantung tujuan pengirimannya. Semakin jauh tentunya tarif semakin mahal.

Kelebihan menggunakan container 40 feet yaitu dapat tahan terhadap berbagai kondisi. Kinerja kontainer sangatlah prima sehingga barang bisa sampai tujuan dengan baik.

Tak hanya bisa dipakai untuk melakukan pengiriman di dalam negeri saja, container 40 feet juga bisa dipakai untuk pengiriman luar negeri. Tarifnya dibedakan sesuai negara tujuan.

Setidaknya ada beberapa perusahaan logistik terpercaya yang siap memberikan layanan terbaik. Perusahaan ini memberikan harga sewa container 40 feet dari Semarang ke Makassar dengan harga bervariasi.

No Nama Logistik Kirim Tujuan Tarif/Trip
1 K**k Logistics Semarang Makassar Rp19.000.000
2 S**a Logistics Semarang Makassar Rp27.900.000
3 L******k Express Semarang Makassar Rp18.525.000
4 L** Express Semarang Makassar Rp18.900.000
5 D** Cargo Semarang Makassar Rp18.000.000

Catatan: Karena tujuannya untuk referensi harga, nama perusahaan logistik kami berikan inisial.

Harga sewa container 40 feet dari Semarang ke Makassar menggunakan jasa pengiriman LaTolla Indonesia, klik logo WA di halaman utama.

Kontak LaTolla Indonesia

Penutup

Secara umum, sewa kontainer dapat menjadi solusi terbaik bagi Anda yang ingin mengirimkan logistik atau barang dalam jumlah besar. Tetapi ingin barang kiriman aman.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk mengirimkan barang. Jenis kontainer, volume muatan, fungsi kontainer dan harga sewa adalah beberapa hal yang penting.

Anda perlu memastikan bahwa barang atau logistik yang dikirim dan jenis kontainer yang dipilih sudah sesuai. Ini agar pengiriman barang berjalan dengan baik.

Demikian pembahasan tentang harga sewa container 40 feet. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Berapa Berat Muatan Container 40 Feet?

Berapa Berat Muatan Container 40 Feet?

Para pebisnis sebaiknya mengetahui mengenai dimensi tinggi, lebar, panjang serta berat beban suatu kontainer. Tujuannya bisa menentukan jenis kontainer yang akan dipakai.

Apabila Anda telah mengetahui dimensi kontainer dengan sangat tepat, maka Anda bisa menentukan rincian biaya pengiriman dengan tepat dan sesuai.

Perlu Anda ketahui, jika kontainer 40 feet telah memiliki standar internasional. Ada regulasi jelas yang mengaturnya. Ini membuat kualitas kontainer lebih terjamin.

Dengan mengetahui berat muatan container 40 feet tentu Anda bisa mengirimkan berbagai jenis barang atau logistik dalam skala besar. Proses juga lebih mudah.

Ukuran Container 40 Feet Sesuai Standar ISO

Spesifikasi Container 40 Feet

Pengiriman barang menggunakan container 40 feet sangat direkomendasikan untuk dipilih dan harus sesuai dengan standar ISO. Tujuannya agar keamanan barang sangat terjamin.

Perlu Anda ketahui, container 40 feet dibedakan menjadi 2 dimensi yaitu bagian dalam serta luar. Berat peti kemas juga dibedakan menjadi berat kotor serta kosong.

Berikut dimensi bagian luar container 40 feet sesuai standar ISO yang berlaku dalam lingkup internasional:

  • Panjang sekitar 40 feet atau 12,192 meter
  • Lebar 8 feet atau 2,4 meter
  • Tinggi 9,6 feet atau 2,9 meter

Dimensi bagian luar sudah sesuai dengan standar resmi. Standar berat muatan container 40 feet yang dipakai oleh para produsen shipping containers for sale. Ini beroperasi di seluruh dunia.

Pada dasarnya, ukuran kontainer bagian dalam akan lebih kecil dibandingkan dengan dimensi bagian luar. Hal ini disebabkan adanya selisih material yang dipakai untuk melapisi dinding dan bagian lantai bawah.

Dengan menggunakan material berkualitas tentu muatan yang ada dalam kontainer akan lebih aman. Juga barang akan sampai ke tempat tujuan dalam kondisi baik.

Berikut dimensi bagian luar container 40 feet sesuai standar ISO yang berlaku dalam lingkup internasional:

  • Panjang sekitar 12,032 meter
  • Lebar 2,352 meter
  • Tinggi 2,385 meter

Kontainer dengan ukuran yang dijelaskan tadi tentu Anda bisa mendapatkan volume ruang sekitar 67,6 m3. Atau berat kargo muatan maksimal 27 ton.

Keunggulan 

Sampai saat ini, banyak pebisnis atau pengusaha masih ragu dengan kualitas container 40 feet. Padahal ada beberapa kelebihan kontainer itu sendiri.

Berikut akan dijelaskan 5 (lima) keunggulan container 40 feet dibandingkan dengan yang lainnya.

1. Muatan lebih banyak

Keunggulan menggunakan kontainer 40 feet yaitu Anda akan memperoleh ruang penyimpanan lebih besar. Penyimpanan barang bisa dilakukan dengan lebih leluasa.

Kontainer ini memiliki panjang sekitar 12 meter sehingga pasti bisa memuat banyak barang didalamnya. Barang akan tetap tersimpan aman karena kualitas bahan pembuatan kontainer berkualitas tinggi.

2. Sesuai untuk ekspor dan impor dalam skala besar

Perusahaan besar biasanya akan melakukan kegiatan ekspor atau impor. Kegiatan ini perlu ditunjang dengan alat bantu yang memadai serta memudahkan.

Dengan menggunakan kontainer 40 feet, panjang dan volume muatannya lebih besar. Ini memudahkan para pengusaha untuk melakukan impor barang atau eskpor dalam skala besar.

Baca juga:

3. Barang atau logistik lebih aman

Kontainer 40 feet juga dilengkapi dengan sistem penguncian yang bagus. Ini akan membantu meminimalisir potensi pencurian dan membuat barang sampai ke tempat tujuan dengan aman.

Bagian dalam kargo juga lebih aman karena sudah dilengkapi dengan alarm lampu dan GPS. Juga ada lockbox atau easy open door sehingga barang tidak akan mudah untuk dicuri oleh siapapun.

4. Dapat digunakan sebagai struktur bangunan

Belum banyak yang tahu, kontainer 40 feet tidak hanya bisa dipakai untuk mengirimkan barang. Tetapi bisa juga dipakai untuk penunjang utama struktur bangunan.

Dengan memanfaatkan kontainer ini, Anda bisa membuat cafe, rumah modular dan kantor. Juga direksi keet atau bisa juga membuat tempat penyimpanan vaksin menggunakan colt storage container.

5. Sudah sesuai standar ISO

Kontainer 40 feet sangat direkomenfasikan buat digunakan karena sudah sesuai standar ISO yang berlaku dalam dunia internasional. Kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Pada setiap kontainer biasanya sudah dilengkapi dengan pelat CSC sebagai tanda standarisasi. Ini memiliki masa berlaku sampai dengan 5 tahun.

Kelemahan 

Kerusakan Container 40 Feet

Tak hanya memiliki kelebihan, container 40 feet juga memiliki beberapa kekurangan yang tidak disadari para pengusaha. Ini membuat pengiriman jadi terhambat.

Biar tidak penasaran, berikut ini ada beberapa kekurangan container 40 feet yang perlu Anda ketahui. Tujuannya agar Anda dapat mempertimbangkan penggunaannya dengan baik.

1. Tidak cocok untuk pengiriman skala kecil

Jika Anda ingin mengirimkan barang yang ukurannya tidak terlalu besar, jangan menggunakan kontainer. Ini akan merugikan dari segi biaya yang dikeluarkan.

Hitungan sewa kontainer 40 feet tidak tergantung dari jumlah barangnya. Jika Anda mengirimkan barang sedikit, hitungan sewanya akan tetap sama. Apalagi jika terisi penuh (full).

2. Proses pengiriman memerlukan waktu lumayan lama

Karena Anda menggunakan kontainer tentu pengiriman barang akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan pengiriman biasanya. Ini karena menggunakan perjalanan darat atau laut.

Kontainer yang berukuran besar juga tidak akan melaju dengan kecepatan tinggi karena akan membahayakan kendaraan lain. Ini terkendala dengan berat beban yang dibawanya.

3. Punya resiko barang rusak

Meskipun kontainer terbuat dari bahan yang kuat, namun resiko barang rusak masih ada. Bisa saja barang didalam kontainer saling bertumpuk hingga rusak.

Resiko kecelakaan juga tetap ada karena kondisi perjalanan tidak bisa diprediksi. Kerusakan barang masih bisa saja terjadi, meskipun kemungkinannya kecil.

Baca juga:

Berat Muatan Container 40 Feet

Berat kontainer dalam kondisi kosong dan berat kotor saat didalamnya dipenuhi barang. Ini adalah pembagian berat muatan container 40 feet.

Perlu Anda ketahui, berat standar kontainer 40 feet untuk tujuan umum memiliki berat kotor sekitar 30.481 kilogram. Berat kosong sekitar 3.700 kilogram, sedangkan muatan kargonya sekitar 26,7 kilogram.

Dimensi Container Lebar Container Tinggi Container Panjang Container
Bukaan Pintu (Feet) 7′ 8 ⅛” 7′ 6 ¼”
Bukaan Pintu (Meter) 2,34 m 2,29 m
Dimensi Interior (Feet) 7′ 8 ⅝” 7′ 10 ¼” 37′ 11 ¼”
Dimensi Interior (Meter) 2,352 m 2,395 m 12,01 m
Berat Container Max Gross Berat Kosong (Tara) Max Payload
Berat dalam kg 30.480 kg 3701 kg 26.779 kg
Berat dalam Lbs 67.199 lbs 5220 lbs 59.039 lbs
Volume Container Feet Kubik (CFT) Meter Kubik (CBM)
Kapasitas Beban 2,389.75 Feet Kubik 67.67 Meter Kubik

Jasa Pengiriman Container 40 Feet Terbaik 

Gunakan jasa pengiriman LaTolla Lintas Indonesia. Anda bisa melakukan pengiriman barang atau logistik menggunakan container 40 feet dengan kualitas terjamin.

Selain bisa mengirimkan barang atau logistik dalam jumlah besar, Anda juga bisa mendapatkan harga sewa lebih ringan. Pengirimannya lebih aman karena sudah sesuai standar ISO.

Pastikan Anda menggunakan jasa LaTolla Lintas Indonesia sebagai jasa pengiriman container 40 feet terbaik. Area pengiriman dari dan ke Makassar, Surabaya, Jakarta, Semarang.

Jangan lewatkan berbagai penawaran terbaik jasa pengiriman LaTolla Lintas Indonesia sehingga pengiriman barang jadi lebih murah serta aman.

Demikian bahasan lengkap tentang berat muatan container 40 feet dan semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi pembaca.